Non Destructive Test Services Indonesia

Kami PT. Damai Persada Internusa adalah perusahaan yang bergerak dalam jasa pengetesan atau uji kelayakan objek objek industri. Dengan memakai teknik Non Destructive Test Services Indonesia atau NDT, yang disebut juga uji tanpa rusak. Hal tersebut menjadi keunggulan kami, agar barang yang di uji tidak mengalami kerusakan. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya bila anda mempercayakan uji kelayakan tersebut kepada pihak kami.

Seiring berkembangnya industri manufaktur di Indonesia. Sudah pasti kita harus merawat benda-benda peralatan yang menjadi sebuah kunci kesuksesan terhadap produk. Maka dengan dilakukannya uji teknis terhadap alat atau instrumen pekerjaan sangatlah penting. Bertujuan agar tidak ada yang dirugikan dan juga menghindari hal- hal yang tidak- tidak. Contohnya seperti kebocoran di suatu mesin atau tidak berfungsi.

Perusahaan Inspeksi Non Destructive Test Services Terbaik

Proses uji menggunakan teknik NDT yang baik, tentu harus didukung oleh beberapa alat canggih yang mendukungnya. Tidak jarang berita kasus- kasus, yang menyebabkan permasalahan dalam sebuah barang produksi. Tentu saja pengecekan instrumen produksi sangatlah penting, mengingat bila objek yang harus di test tersebut, merupakan objek atau benda vital.

Non Destrtructive Test Services dengan prinsip untuk mengetahui adanya kecacatan, keretakan, atau barang yang sudah kadaluarsa. Dan pekerjaan test dan uji coba tersebut, dilakukan tanpa sedikitpun merusak objek yang akan di uji. Oleh karena itu Non Destructive Test Services Indonesia pada beberapa pengujian, merupakan metode yang paling aman antara kedua belah pihak.

Hal Pengujian Non Destructive Test Services

Tentu saja tahap pengujian dan kelayakan suatu benda atau alat produksi, harus dilakukan dengan 2 unsur, yaitu:

  1. Alat yang canggih
  2. Tenaga kerja Tersertifikasi Profesional

Kami PT. Damai Persada Internusa, berusaha menghadirkan beberapa tenaga ahli yang sudah terverifikasi dengan legalitas yang jelas. Oleh karena itu tidak ada salahnya bila, perusahaan anda ingin berkonsultasi dahulu terhadap pihak kami.

Macam-Macam Metode NDT

Radiographic Inspection

Metode NDT ini bertujuan, agar kita dapat dengan mudah untuk menemukan cacat yang terdapat pada material dengan bantuan sinar khusus. Hal tersebut, dilakukan dengan menggunakan bantuan sinar X dan juga sinar gamma. Prinsip kerjanya, bahwa sinar X  tersebut akan dipancarkan dan menembus material yang nantinya akan diperiksa.

Ketika proses menembus sinar pada objek, sebagian sinar tersebut akan diserap kembali, agar sehingga intensitas berkurang. Intensitas akhir ini kemudian akan direkam dan diperlihatkan kepada film yang sensitif. Jika memang terdapat tanda- tanda kecacatan pada material, maka sebuah intensitas yang akan terekam pada film tentu akan terlihat bervariasi.

Non Destructive Test Services Indonesia

Hasil rekaman yang di rekam menggunakan film ini lah, yang akan menunjukan bagian material yang tentu mengalami kecacatan. Contoh Pengerjaan metode NDT (Uji Tanpa Rusak) yang lainnya adalah :

  • Visual Inspection
  • Liquid Penetrant Test
  • Magnetic Particle Inspection
  • Eddy Current Test
  • Ultrasonic Inspection

Memang, tidak sedikit masyarakat yang nyatanya masih belum memahami dan mengetahui tentang Non Destructive Test Services Indonesia. Apalagi para pelaku-pelaku di bidang industri, yang sesungguhnya sangat memerlukan jasa inspeksi NDT ini. Oleh sebab itu kami memaparkan sebuah metode apa dan ketentuan yang digunakan dalam proses NDT. Disamping itu, kami memaparkan equipment atau produk- produk jasa kami, tentang teknik pengujian NDT.

NDT (Non Destructive Test) yang kami gunakan adalah salah satu teknik pengujian material yang sudah terbukti legalitasnya. Oleh karena itu tidak ada salahnya bila perusahaan anda menggunakan jasa kami. PT. Damai Persada Internusa perusahaan jasa inspeksi teknik, tentu akan membantu memecahkan masalah teknis industri perusahaan anda.

Perusahaan Jasa Inspeksi Teknik

Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis Peraturan Menteri ESDM no.38/2017. Yang kemudian diikuti dengan Keputusan Direktur Jenderal Migas. Itu mengenai syarat-syarat teknis inspeksi dan klasifikasi perusahaan jasa inspeksi teknik pada sektor minyak dan gas.

Dengan adanya aturan itu, maka ada perubahan untuk perusahaan jasa inspeksi dalam kegiatan di sektor migas.

Perubahan-perubahan tersebut antara lain Perusahaan Jasa Inspeksi Teknik (PJIT) akan jadi Perusahaan Inspeksi (PI). Lingkungan Minyak dan Gas Bumi dan Direktur Teknik, Patuan Alfon Simanjuntak di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM.

Mengungkapkan walau nama itu berganti, tetapi tugas PJIT dan PI akan tetap tak beda. Yakni perusahaan jasa inspeksi yang mendukung badan usaha migas untuk melaksanakan pemeriksaan teknis. Yang memiliki bertujuan menjamin keselamatan proses teknis migas peralatan dan instansi.

Yang tidak sama kali ini yaitu Perusahaan Inspeksi tak lagi posisinya berada di bawah Ditjen Minyak dan Gas. “Ditjen Migas tak memiliki tanggung jawab dalam hal ini, saat itu nama PIJT tersebut dibawah migas. Perusahaan Inspeksi teknis saat ini independen, dan ditunjuk secara langsung oleh Badan Usaha,” ucap Alfon pada Rabu 23 Agustus Jakarta.

Dengan adanya peraturan baru tersebut, migas tak lagi wajib memperoleh ijin Ditjen Migas dalam hal menggunakan Perusahaan Jasa Inspeksi Teknik.

perusahaan jasa inspeksi teknik

Mengenai Perusahaan Jasa Inspeksi Teknik

“Waktu itu mekanisme perusahaan jasa teknik dibuat dengan Peraturan menteri 6 dan Surat Keputusan Dirjen nomor 84 serta 43. Maka setiap badan usaha yang memilih PIJT wajib memperoleh persetujuan pihak kami. Dengan terbitnya peraturan menteri nomor 38, itu tak lagi,” ujarnya.

Akan tetapi Alfon mengatakan, pemerintah akan tetap melaksanakan pengawasan pada Perusahaan Jasa Inspeksi. Contohnya dengan meminta Perusahaan Inspeksi Teknis memberikan laporan inspeksi yang telah dilaksanakan. Sesudah adanya teknis pemeriksaan oleh pihak Ditjen Migas, maka Perusahaan Jasa Inspeksi tersebut baru dapat menerbitkan certificate of inspection.

“Untuk memperlihatkan bahwa itu telah comply pada standar kami, namun hal tersebut adalah persetujuan penggunaan. Dari beberapa banyak sertifikasi yang diterbitkan oleh pihak jasa inspeksi teknik, kami hanya menerbitkan persetujuan penggunaan. Jika pada instalasi, maka pihak migas menerbitkan persetujuan layak operasi,” ucap Alfon.

Pemerintah pun sudah memberikan ketetapan persyaratan dan klasifikasi untuk perusahaan jasa inspeksi teknik. Klasifikasi tersebut terdiri dari kelas utama dengan nilai yang lebih besar dari 90. Sementara kelas madya dengan nilai lebih dari 80 hingga 90. Dan untuk kelas pertama dengan nilai minimum 70 hingga 80.

Ada pula parameter penilaian yang mencakup administrasi dengan nilai maksimum 25 persen. Teknis yang memiliki bobot nilai paling besar 65 persen, lalu keuangan dengan bobot nilai maksimal 10 persen.

Memilih Perusahaan Jasa Inspeksi Yang Baik

Dalam pelaksanaan inspeksi tentu harus dilakukan oleh perusahaan jasa inspeksi teknik yang terpercaya, yang salah satu faktornya adalah pengalaman. Di Indonesia sendiri telah banyak perusahaan jasa inspeksi yang menyediakan pelayanan tersebut.

Namun belum banyak diantaranya mereka yang memiliki tenaga ahli yang memiliki sertifikasi yang memenuhi persyaratan. Bisa kita ketahui, sesuai standar permen diatas bahwa perusahaan jasa inspeksi wajib memenuhi persyaratan tersebut.

Disini kami PT. DAMAI PERSADA INTERNUSA, adalah salah satu perusahaan jasa inspeksi teknik yang memiliki persyaratan lengkap. Selain memiliki tenaga ahli (Man Power) dengan sertifikat resmi. Lalu didukung oleh pengalaman menangani inspeksi teknik dengan berbagai perusahaan di Tanah Air.

Kami PT. DAMAI PERSADA INTERNUSA yang berdiri sejak 2015, telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan dalam hal inspeksi teknik.  Melayani berbagai jasa inspeksi teknik seperti jasa hydrotest, Jasa NDT / Uji Tanpa Rusak, (Non Destructive Test Services) dll. Perusahaan kami memiliki komitmen yang diantaranya:

  • INTEGRITY

Mengedepankan kejujuran, dapat dipercaya dan tidak berpihak.

  • INOVATIVE

Berkesinambungan melakukan perbaikan, sehingga memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

  • TEAM WORK

Mengutamakan kerjasama dalam melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. Serta bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

  • CUSTOMER FOCUS

Mengutamakan pelanggan dalam melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan. Terutama dalam hal kualitas dan nilai tambah yang ditawarkan.

  • QUALITY

Memberikan layanan yang terbaik dalam melaksanakan pekerjaan.

Perusahaan Jasa Hydrotest Indonesia

Perusahaan Jasa Hydrotest Indonesia

Kami sebagai Perusahaan Jasa Hydrotest Indonesia drostatik atau Hydrostatic Test adalah sebuah pengujian. Pengujian yang berfungsi mengukur sebuah kekuatan dan juga kebocoran pada pipa, tabung silinder, boiler, tangki, dan material lainnya. Pengujian tersebut menggunakan media cair yang, nantinya akan dimasukkan kedalam tabung atau sebuah benda pengujian.

Kami memakai teknik uji tekanan, dengan prosedur standar terhadap sebuah kapasitas uji. Pengujian dengan hidrostatik merupakan metode yang sangat umum, untuk sebuah pengujian tekanan, pada sebuah Tabung atau benda yang sejenis. Pengujian ini akan membantu mengetahui standar keselamatan dan juga daya tahan benda yang di uji tersebut.

jasa HydroTest indonesia

Perusahaan Jasa Hydrotest Indonesia Terbaik

Pengujian hidrostatik menggunakan frekuensi yang berbeda beda. Karena dipengaruhi dari ukuran tekanan, pada jenis produk yang nantinya akan diuji dan tentunya kami memakai standarisasi dari manufaktur. Pengujian kami, tentu akan mengacu kepada undang-undang.

Simak frekuensi pengujian hydrostatik yang menggunakan tipe model Tabung silinder:

  • Model DOT-3AL mengharuskan melakukan pengujian dengan jarak 5 tahun sekali dan juga pengujian memiliki tahap umur yang terbatas.
  • Model DOT-3HT mengharuskan melakukan pengujian dengan jarak 3 tahun sekali dan pengujian memiliki umur kurang lebih selama 24 tahun.
  • Model DOT-3AA mengharuskan melakukan pengujian dengan jarak 5 tahun sekali dan memiliki jangka umur pengujian yang terbatas.

perusahaan jasa hydrotest indonesia

Manfaat Hydrotest

Pressure Vessel dan Heat Exchanger

Pengetesan (Pressure Test) berfungsi untuk menguji integritas mekanis peralatan dan dilakukan pada test tekanan tekanan-nya (Biasanya 1.25 kali MAWP). Metode pengujian untuk ketahanan ini memakai media air dengan tetap menjaga kualitasnya.

Silahkan baca: Uji Tanpa Rusak

Atmospheric tank

Pengujian ini dilakukan di lokasi penyimpanan, dengan mengisikan air hingga HLL atau mencapai level maksimum. Dan bertujuan untuk mengetahui bila di dalamnya terdapat floating roof. Pengujian ini biasanya dilakukan 1 x 24 jam. Beberapa pengujian di fungsikan seperti Cek integritas mekanis, mengecek kebocoran pada shell. Selain itu juga pengecekan pada dasar alat deformasi dan juga foundation settlement. Beberapa tangki akan dilakukan dengan beberapa pengujian yang berbeda.

hydrotest tank

Tekan dan Heat Exchanger

Pengujian ini dilakukan ketika semua NDE, atau final dimensi dan juga identifikasi material telah selesai dilakukan. Dengan beberapa prosedur pengujian, maka prosedur pelaksanaan dalam pengujian terhadap tekanan dan heat exchanger. Hal ini harus dibuat terlebih dahulu oleh sebuah pemanufaktur dan harus mendapat persetujuan dari Owner dan juga Third Party Agency.

Yang pasti pengujian dan pemeriksaan Visual harus digunakan dengan prosedur yang mendetail. Dan juga selama melakukan pengujian tekanan pada Test Pressure. Kita pun tidak diperkenankan untuk berada di area dalam hydrotest, hal tersebut untuk menjaga keselamatan kita.

Silahkan kunjungi juga: Non Destructive Test Services Indonesia

Semua alat ukur dalam pengujian, memang harus terkalibrasi dengan baik. Beberapa ukuran yang kami lakukan sebagai perusahaan jasa hydrotest Indonesia diantaranya:

1.     Pressure Gauge,

2.     Pressure Recorder,

3.     Temperature gauge.

4.     Khusus Heat Exchanger ,dilakukan dengan metode shell side dan juga Tube Side (Channel Side),

Beberapa hydrotest, akan dilakukan selama dua kali pada masing- masing alat, terutama untuk shell side dan dan juga tube side. Hydrotest sendiri bukanlah merupakan destructive test. Karena pengujian dan pengetesan tidak sampai merusak, beberapa material atau pun sebuah barang yang di test. Kalaupun bahan tersebut sampai rusak, berarti hal tersebut terjadi, karena kesalahan yang terjadi pada proses test tersebut.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi melalui Perusahaan Jasa Hydrotest Indonesia kami. Karena kami PT. Damai Persada Internusa merupakan perusahaan yang selalu menjaga kualitas dan juga keamanan pengujian hidrostatik yang digunakan. Kami memiliki prinsip bahwa, semua komponen penting yang akan di uji harus diperiksa dan diuji. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan semua fungsi pengujian, akan berjalan tepat dan bisa digunakan.

Uji Tanpa Rusak (PT. Damai Persada Internusa)

Uji Tanpa Rusak (PT. Damai Persada Internusa)

Uji Tanpa Rusak (NDT)

Kami PT. Damai Persada Internusa, adalah sebuah perusahaan jasa inspeksi, yang melakukan teknik uji tanpa rusak. Mengapa perlu inspeksi dalam dunia industri atau manufaktur? Karena hal tersebut tentu sangat penting, demi kelancaran produksi atau aktivitas di sebuah perusahaan.

Non destrtructive testing (NDT) sendiri adalah aktivitas tes atau bisa disebut inspeksi terhadap suatu benda. Dimana fungsinya untuk mengetahui adanya masalah cacat, retak, atau juga discontinuity. Dan semua itu dilakukan tanpa merusak benda yang memang di uji, tes dan inspeksi. Bila di pahami, tes ini untuk menjamin, bahwa material yang di gunakan masih aman, serta mengetahui batas damage tolerance.

NDT-Testing Uji Tanpa Rusak

 

Beberapa Manfaat Uji Tanpa Rusak

Bila kita ambil contoh kasus, adalah pengujian terhadap komponen pesawat. Material pesawat tentu saja harus diusahakan semaksimal mungkin, agar tidak mengalami sebuah kegagalan (failure) selama proses penggunaan dari mesin- mesinnya. Oleh karena itu perlu proses NDT yang dilakukan lebih dari dua kali. Beberapa jenis pengujian tersebut yaitu:

  1. Pertama, selama dijalankan atau di akhir proses fabrikasi dari mesin. Tentu saja bertujuan untuk menentukan suatu komponen yang bagus dan dapat diterima setelah melalui pengecekan tahap- tahap fabrikasi. NDT sendiri, dapat dijadikan sebuah tes yang yang dapat menentukan kelayakan kendali mutu suatu komponen.
  2. Kedua, proses NDT sendiri, dilakukan setelah komponen tersebut, memang sudah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya yaitu mempermudah menemukan beberapa kegagalan parsial, sebelum bahan tersebut melampaui damage tolerance-nya.

Metode Utama Non Destructive Testing

  • Visual Inspection

Metode uji ini untuk menemukan cacat serta retak pada permukaan atau korosi.

  • Liquid Penetrant Test

Metode sederhana ini digunakan, dalam pengupayaan untuk menemukan sebuah cacat di permukaan terbuka. Yang terdiri dari komponen solid, baik itu komponen logam atau non logam. Bisa saja untuk keramik atau plastik fiber. Dengan metode ini, kecacatan pada material, tentu akan mudah terlihat lebih jelas. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan cairan yang berwarna terang, kepada permukaan yang memang harus di inspeksi.

  • Magnetic Particle Inspection

Metode ini, untuk mengetahui cacat permukaan (surface) dan juga cacat permukaan bawah (subsurface). Tujuannya mempermudah meneliti suatu komponen yang terdiri dari bahan ferromagnetik, agar dapat diketahui. Hal ini dilakukan dengan metode magnet, terhadap beberapa objek atau komponen tes atau uji tanpa rusak.

  • Eddy Current Test

Masih berhubungan dengan magnet, namun di bantu dengan mesin arus listrik magnetis. Dengan di alirkannya arus listrik pada kumparan material uji, hal tersebut berfungsi untuk membangkitkan medan magnet yang ada didalamnya. Medan magnet ini, akan dikenakan kepada benda logam yang memang akan di inspeksi, dengan begitu akan terbangkit arus Eddy. Arus Eddy nanti akan meng-induksi adanya gumpalan medan magnet. Medan magnet yang terdapat pada benda atau objek inspeksi akan berinteraksi dengan medan magnet lain. Yang terdapat pada kumparan dan kemudian mengubah impedansi bila terdapat kecacatan.

  • Ultrasonic Inspection

Prinsip kerja dari pengujian ini menggunakan prinsip gelombang suara. Gelombang suara yang nantinya akan di rambatkan kepada objek uji, akan diberikan sinyal yang nantinya di transmisi atau dipantulkan. Lalu hal tersebut akan diamati dan juga interpretasikan. Gelombang ultrasonic pada pengujian ini, memakai frekuensi 0.5 – 20 MHz.

Gelombang suara dapat menunjukan indikasi, bila objek tes terdapat retak, void, atau bisa juga delaminasi yang terjadi pada material. Gelombang ultrasonic, sebagai salah satu jenis uji tanpa rusak yang akan dibangkitkan dengan tranducer, yang terbuat dari bahan piezoelektri. Bahan tersebut mampu mengubah energi listrik jadi energi getaran yang mekanik, tapi bisa menjadi energi listrik kembali.